Posts Mentioning RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • ardityategankputra 6:21 pm on August 4, 2008 Permalink | Reply
    Tags: aku sayang kamu, mentari pagi, , warna-warni   

    pelangi (story of my pray…) 

    aku masih mengingatnya…
    kau datang, menyapa mesra tetes hujan di rerumputan…
    ditemani mentari pagi, kau datang mengelus wajahku dengan warna-warnimu…
    aku masih mengingatnya…
    di sini aku berdiri, di tepi jurang yang tinggi…
    mengagumi warna-warnimu, yang menghiasi cakrawala pagi…
    pelangiku…
    aku masih mengingatnya…
    hanya ketika kau ada, aku bisa tersenyum…
    hanya ketika kau tersenyum, aku bisa tertawa…
    dan hanya ketika kau menunjukkan warna-warnimu apa adanya, aku merasa bahagia…
    pelangiku…
    aku masih mengingatnya…
    hanya dengan warna-warnimu…
    ketika air mata ini bergulir, hanya kau yang mampu menghapusnya…
    ketika tubuh ini membatu, hanya kau yang mampu memecahnya…
    dan ketika hati ini membeku, hanya kau yang mampu mencairkannya…
    pelangiku…
    aku masih merasakannya…
    mungkin kau bisa bilang aku gila…
    tapi aku tahu ini nyata…
    mungkin memang hatikulah yang berbicara…
    tapi otakkulah yang membenarkannya…
    pelangiku…
    aku tidak mau kehilangan dirimu…
    karena kaulah aku bisa berada di sini, melawan semua rasa takutku…
    karena kaulah aku bisa berada di sini, melepas suramku…
    karena warna-warnimu…
    akan kubantingkan tulangku, dan kuteteskan darahku…
    hanya agar kau selalu di sini…
    untukku…
    hingga kau memudar…
    hingga aku memudar…
    hingga kita memudar, bersama…
    di akhir waktu…
    namun itu semua sudah berlalu sekarang…
    kau sudah memudar, meninggalkanku sendiri di sini, tanpa warna…
    pelangiku…
    maafkanlah aku…
    mungkin memang bukan aku yang berhak mengagumi indahnya warna-warnimu…
    mungkin memang bukan aku yang pantas tuk menyebarkan pada dunia betapa cemerlangnya warna-warnimu…
    mungkin memang bukan aku yang kau butuhkan untuk menjaga warna-warnimu…
    pelangiku…
    maafkanlah aku…
    tak ada lagi kata tercurah…
    waktu tersisa…
    asa tertinggal…
    hanya rasa dan kenangan…
    akan keindahan dan kenyamanan yang kau berikan…
    pelangiku…
    maafkanlah aku…
    mungkin sudah bukan hakku lagi mengatakannya…
    tapi izinkanlah terakhir kalinya hatiku berbicara…
    aku sayang kamu…

     
  • ardityategankputra 6:18 pm on August 4, 2008 Permalink | Reply
    Tags: i found you, love, true love   

    love poem… 

    Love is when you were still dancing, long after the music has stopped..
    It’s like a ghost, which everyone talks about, but few have seen…
    It’s the absence of fear that can make you do things that you never thought possible…
    It’s knowing a person’s faults, but still loving them with no particular reason,
     more than you love yourself…
    Sadly it had been coursed to be never run smooth, but still..
    A real love can’t be stop, even by death, because death can only delay it for a little while…
    Now, my question is “is it true that true love will always have a happy ending?”
     It isn’t true…
    Real love doesn’t have a happy ending, that is because a real love will never ended…
    Well, this is what love means for me…
    So you’ll ask, “do you think this happens everyday?”
     Of course not…but it’s happens to me…..
    Why?
     ”Coz finally i found you…”

     
    • sar. 6:22 pm on August 4, 2008 Permalink | Reply

      MENARIK! tailah genk.. real love will never end? haha.. actually, things end eventually, dear.

    • splitofasecond 3:02 pm on August 27, 2008 Permalink | Reply

      ah aku suka aku sukaaaaaaa!!!

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel